Cara-cara Memasarkan Produk Makanan Supaya Laris Manis

Bisnis267 Dilihat


Memasarkan produk makanan bisa dibilang gampang-gampang susah. Makanan selalu ada peminatnya, tapi kompetitornya banyak. Karena itu, perlu menggunakan strategi pemasaran yang tepat agar banyak yang mengenal produk kita dan akhirnya meningkatkan angka penjualan. Agar bisa bertahan di dunia kuliner, dua hal yang paling esensial adalah rasa dan kualitas makanan. Kalau keduanya sudah kuat, sekarang saatnya fokus di pemasaran. Simak beberapa cara di bawah ini terkait cara memasarkan produk makanan supaya laku keras di pasaran.

1. Buat Kemasan Menarik

Bukan hanya rasa dan kualitas makanan saja yang penting dalam memasarkan makanan, tapi kemasan sekarang juga sangat penting. Kalau ada dua makanan yang sama, tapi yang satu dikemas dengan bersih dan modern sementara yang satunya dikemas standar saja, tentu kebanyakan orang akan memilih yang pertama. 

Kemasan menarik tidak hanya untuk kebutuhan visual saja, tapi juga menunjukkan profesionalisme bisnis kita. Bagaimana makanan dijaga dengan baik agar tetap bersih dan layak dikonsumsi, serta bagaimana brand serius menangani makanan, bukan hanya dari tahap persiapan dan memasak saja, tapi juga sampai mengemasnya. 

Selain itu, kemasan juga bisa dijadikan branding. Pasang logo di kemasan yang unik dan menarik, gunakan warna tertentu agar lebih identik dengan brand kita. Seiring berjalannya waktu, target audience akan mulai mengingat produk kita hanya dengan melihat kemasannya saja. 

2. Aktif di Instagram

Sumber : Pinterest

Hampir semua bisnis di berbagai bidang industri sekarang memasarkan produknya lewat Instagram. Kalaupun tidak menjual via Instagram, tapi media sosial yang menarik perhatian followers dari visualnya ini bisa dijadikan cara untuk berpromosi lewat foto dan video. 

Jangan ragu menggunakan jasa profesional untuk membuat konten foto dan video makanan yang kita jual. Padukan dengan caption menarik yang bahasanya sesuai dengan target audience. Jangan lupa gunakan hashtag yang relevan supaya lebih mudah ditemukan oleh target audience yang tertarik dengan jenis makanan yang kita tawarkan. 

Selain itu, jangan lupa sertakan link di profil Instagram untuk langsung mengarah ke pembelian produk. Jadi setelah melihat konten di Instagram, target audience bisa langsung membeli produknya dengan mudah. Sediakan tautan yang lengkap supaya lebih mudah menemukan produknya dari platform apa pun. 

3. Bekerja Sama dengan Influencer 

Sumber : midanmarketing.com

Kerja sama dengan influencer masih menjadi salah satu strategi pemasaran yang efektif. Followers influencer tersebut pasti selalu tertarik dengan kegiatan dan apa pun yang digunakan oleh si influencer. Sama halnya dengan apa yang mereka konsumsi. Karena itu, memilih influencer yang tepat merupakan strategi pemasaran produk makanan yang bisa diandalkan juga. 

Untuk memilih influencer yang tepat, pastikan untuk memilih influencer yang followers-nya sesuai dengan target audience produk makanan kita. Untuk jenis makanan yang cocok untuk segala usia bahkan bisa menggunakan beberapa influencer sekaligus dengan followers yang berbeda-beda. Misalnya yang satunya punya banyak followers Gen Z, sementara yang satu lagi lebih banyak followers dari generasi milenial. 

Selain itu, untuk produk makanan yang memiliki toko maupun restoran di kota yang berbeda-beda, bisa bekerja sama dengan influencer lokal. Misalnya saat akan buka cabang di Yogyakarta, maka bekerjasamalah dengan influencer populer asal Yogyakarta selama beberapa waktu tertentu. Begitu juga di kota-kota lainnya. Cara ini lebih mendekatkan brand kita ke masyarakat.

Makanan adalah produk yang selalu ada peminatnya. Jika produk makanan dipasarkan dengan tepat, ditambah rasa dan kualitas makanan yang selalu terjaga, maka permintaanya selalu terbuka lebar. Gunakan beberapa cara pemasaran di atas, untuk meningkatkan angka penjualan dan juga brand awareness.




Bisnis