6 Tips Memulai Bisnis Hampers Makanan

Bisnis156 Dilihat


Hampers makanan selalu dibutuhkan karena bisa menjadi hantaran yang diberikan di hari-hari spesial. Mulai dari Hari Raya, ulang tahun, dan masih banyak lagi. Berencana memulai bisnis hampers makanan? Yuk, simak beberapa tips memulai bisnis hampers makanan di bawah ini.

Mulailah dengan Modal yang Dimiliki

Setiap bisnis pasti butuh modal. Tapi seringkali orang ragu memulai karena merasa modalnya kurang. Kalau terus berpikiran seperti ini, maka sulit untuk memulai. Karena itu, beranikan diri untuk memulai dengan modal yang dimiliki saat ini. 

Bisnis hampers membutuhkan modal untuk operasional, misalnya membeli keranjang, gunting, lem, plastik pembungkus, dan lain-lain. Selain itu, biaya juga dibutuhkan untuk biaya promosi. Untuk biaya produksi hampers, bisa menerapkan sistem pre order, sehingga ada biaya yang harus dibayarkan di awal. Inilah yang dijadikan modal untuk membuat hampers. 

Tentukan Target Pasar

Sebelum memulai bisnis apapun, kita perlu melakukan riset untuk menentukan target pasar. Siapa yang akan kita jangkau? Apakah ibu rumah tangga, generasi milenial, gen Z, pebisnis, profesional, pria, wanita, dan lain sebagainya. 

Setelah mengetahui siapa target pasar mereka, maka kita bisa membuat hampers makanan yang sesuai dengan target pasar. Ini akan lebih menarik bagi konsumen dan menjadikan hampers makanan kita lebih unik dibandingkan yang lain di pasaran. 

Tentukan Isi Hampers

Bisnis hampers di tengah pandemi

Sumber : alinea.id

Setelah menentukan target pasar, lalu tentukan isi hampers makanan yang akan kita pasarkan. Misalnya untuk hampers perayaan, isi yang sering digunakan adalah coklat dan makanan kemasan. Tapi bisa juga menawarkan isi hampers makanan berupa buah-buahan. 

Kalau ingin yang lebih spesifik lagi, bisa juga mengisi hampers dengan makanan sehat. Mungkin niche makanan sehat tidak sebesar hampers pada umumnya. Tapi justru membuat hampers makanan kita lebih unik dibandingkan yang lain. 

Temukan Pemasok untuk Isi Hampers 

Langkah penting selanjutnya adalah menemukan pemasok yang tepat untuk mengisi hampers. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih pemasok antara lain adalah:

  • Bertanggung jawab terhadap kualitas produk dan dapat memenuhi tenggat waktu pengiriman.
  • Pelayanan yang baik dengan customer service yang dapat menunjang pesanan kita ditangani dengan baik.
  • Harga yang kompetitif sehingga kita bisa mendapatkan keuntungan dari penjualan. 
  • Dapat menjamin kualitas produk agar tetap terjaga dengan baik. 

Pilih Bungkus Hampers

Bisnis Hampers di Jogja Banyak Peminat, Semua Varian Ludes Dipesan

Sumber : harianjogja.com

Keberhasilan bisnis hampers terletak pada tampilan atau visual hampers. Artinya, kita harus memastikan bahwa bungkus hampers harus menarik, estetik, dan mampu meninggalkan kesan bagi penerimanya. Kombinasi bahan kemasan perlu dipikirkan sejak awal. Apakah menggunakan keranjang anyaman, kardus, kertas kado, toples, dan masih banyak lagi. 

Kita harus lebih kreatif, tapi juga mementingkan estetika. Kalau bisa, buatlah hampers makanan yang memiliki karakter supaya bisa membedakan bisnis kita dengan bisnis hampers lainnya. Dengan begitu, hampers kita akan mudah dikenal orang.

Kalkulasikan Modal dan Harga Jual

Cari tahu dulu berapa harga hampers makanan di pasaran. Caranya adalah mengecek harga hampers produksi kompetitor yang ada di e-commerce, marketplace, dan media sosial. Riset sangat penting untuk menentukan apakah harga hampers makanan yang akan kita jual itu kemahalan atau justru terlalu murah. 

Selain itu, kita juga bisa hitung-hitungan dengan modal produksi hampers. Kalau modalnya terlalu tinggi, kita bisa menyesuaikannya. Misalnya dengan memilih materi pembungkus yang lebih terjangkau atau isi yang harganya lebih rendah.




Bisnis