6 Tips Menjadi Photography Consultant

Bisnis229 Dilihat


Di dunia yang semakin kompetitif seperti sekarang, menjadi photography consultant bisa cukup sulit. Fotografi membutuhkan keahlian tertentu , jadi setidaknya kita harus memiliki pengalaman menjadi fotografer. Kalau belum, mungkin klien akan sulit mempercayai pendapat kita. Karena itu, cari tahu 6 tips untuk menjadi photography consultant di bawah ini.

Targetkan Niche di Bidang Fotografi Tertentu

Jumlah fotografer ahli di luar sana sudah banyak, jadi kalau ingin menjadi photography consultant yang menarik, maka kita harus bisa membidik niche yang lebih spesifik. Misalnya mobile photography, yang masih belum terlalu dilirik oleh fotografer. 

Kamu bisa menggunakan iPhone atau perangkat seluler lainnya untuk memperkenalkan fitur dan tool menarik yang bisa digunakan atau kulit dari sisi lainnya. Untuk mendapatkan niche yang tepat, kita harus terus bereksplorasi. 

Buat Portofolio yang Profesional

Seorang konsultan harus punya portofolio untuk membuktikan bahwa mereka memang ahli di bidang yang ditekuninya. Tanpa portofolio, sulit membuktikan mereka adalah orang yang sesuai untuk menjadi konsultan di industri tersebut. 

Untuk memiliki portofolio fotografi yang profesional, seorang konsultan benar-benar harus paham tentang fotografi dan punya kumpulan foto terbaik. Portofolio ini bisa diunggah ke media sosial atau yang lebih profesional lagi adalah situs web pribadi. 

Buktikan Nilai Bisnis yang Bisa Kita Berikan

4 Tips Jitu Merekrut Fotografer, Simak Penjelasannya | DOSS Camera & Gadget

Sumber : doss.co.id

Seorang photography consultant sudah pasti harus mampu mengambil foto yang baik. Tapi tak hanya itu saja, photography consultant juga harus mampu memberi wawasan tentang menjual hasil foto mereka dan mendapatkan nafkah dari bidang ini. 

Klien ingin melihat metrik, testimoni dan bukti lainnya yang membuktikan bahwa kita adalah photography consultant yang layak untuk mendapat biaya konsultasi. Kita bisa melakukannya dengan blogging. Buatlah blog khusus fotografi yang memamerkan berbagai karya kita dan menunjukkan perjalanan kita dari awal menjadi fotografer hingga sekarang. 

Pelajari Lighting, Angle, dan Editing

Lighting, angle, dan editing adalah 3 hal yang harus dipahami oleh fotografer supaya bisa mendapatkan hasil foto terbaik. Meskipun kita sudah punya pengetahuan ini sebagai fotografer, tapi wawasan tentang ketiganya harus terus diasah karena ilmunya terus berkembang. 

Jika kita paham tentang perkembangan lighting, angle, dan editing, maka hasil foto akan selalu berkembang dan menarik untuk dilihat klien. Mereka pun akan berpikir bahwa kita adalah konsultan yang mampu membuat hasil foto tampak berkembang lebih baik dari waktu ke waktu!

Jadilah Marketer yang Baik

Photography Consultant

Sumber : grid.id

Setiap konsultan harus tahu bagaimana cara memasarkan dirinya sendiri. Jika kita bisa jadi marketer yang mahir, maka akan lebih mudah membantu klien untuk mencapai tujuannya. Keahlian promosi penting untuk memasarkan diri sendiri maupun membantu klien. 

Gunakan Alat Digital yang Tepat

Mengedit foto pun harus menggunakan alat yang tepat. Hasil edit foto kita tidak akan sesuai dengan ekspektasi klien kalau belum menemukan alat yang berkualitas. Untuk mengetahui apa alat digital yang baik, maka kita harus mencobanya. Sekarang sudah banyak alat digital yang gratis dan bisa digunakan secara online. Setelah mencoba satu-persatu, maka akan bisa menemukan mana yang paling cocok untuk kita. 

Menemukan alat digital yang tepat akan memudahkan menggunakannya di saat yang tepat. Dengan begitu, kita akan menghemat waktu dan tenaga. Misalnya, untuk membuat meme dibutuhkan alat yang berbeda dengan saat membuat foto yang hasil akhirnya terkesan serius.




Bisnis